PERAN SEMANTIS PADA SUBJEK BAHASA BANUA
DOI:
https://doi.org/10.62107/mab.v20i1.1051Abstract
Penelitian ini bertujuan melihat bagaimana peran semantis subjek dalam bahasa Banua. Penelitian ini diharapkan menambah kekhazanahan penelitian dalam peran semantis subjek terutama dalam bahasa Banua. Penelitian ini mengacu pada teori peran dan acuan berkaitan tentang peran tematik dalam sebuah argumen. Teori peran dan acuan merupakan teori yang mengkaji peran argumen inti dan periferi dalam sebuah klausa. Data yang digunakan dalam penelitian ini ialah data lisan. Data lisan diambil langsung dari penutur asli bahasa Banua. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik simak dan teknik catat. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa peran semantis subjek dalam bahasa Banua memiliki peran sebagai actor dan undergoer. Actor dan undergoer dalam bahasa Banua diisi oleh subjek berdasarkan predikat yang mengikat argumen-argumen dalam sebuah kalimat. Subjek dapat berperan sebagai actor, undergoer serta berperan dalam peran actor dan undergoer secara bersamaan. Selain itu peran semantis subjek bahasa banua dapat berupa [+animate] dan [-animate].Downloads
References
Artawa, K. (2010). Grammatical Relations and Voice System in Balinese. Proceedings of the Workshop on Indonesian-Type Voice System, 83–90.
Basaria, I. (2018). Relasi Gramatikal Subjek Bahasa Pakpak Dairi: Kajian Tipologi. Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts (LWSA), 1(1), 49–58.
Budiarta, I. W. (2016). Perilaku Subjek dalam Bahasa Kemak Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur. LITERA, 15(1).
Comrie, B., & Keenan, E. L. (1983). Noun Phrase Accessibility Revisited. Language, 55(3), 649. https://doi.org/10.2307/413321
Fathonah, S., & Romadhan, A. D. (2021). Active and passive voice in Bulungan Language. Rainbow : Journal of Literature, Linguistics and Culture Studies, 10(2), 96–105. https://doi.org/10.15294/rainbow.v10i2.48647
Foley, W., & Van Valin, R. D. (1986). Functional Syntax and Universal Grammar. The Modern Language Journal, 70(2), 192. https://doi.org/10.2307/327353
Harahap, A. L. (2019). Kesubjekan Dalam Bahasa Batak Angkola: Ancangan Tipologi. Red: Revolution of English Department Journal, 3(2).
Kawi, D. (2007). Penelitian Kekerabatan dan Pemetaan Bahasa-Bahasa Daerah di Indonesia: Provinsi Kalimantan Timur. Jakarta: Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional.
Lein, A. L., & Siahaan, D. G. (2020). Struktur Dasar Klausa Verbal Bahasa Lamaholot Dialek Lewokluok (Sebuah Kajian Awal). Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 5(2), 88–97. https://doi.org/10.32938/jbi.v5i2.573
Manning, C. D. (2016). Voice and Grammatical Relations in Indonesian : A New Perspective Voice and Grammatical Relations in Indonesian : A New Perspective University of Sydney The University of Queensland , Brisbane Mirriam Butt and Tracy Holloway King ( Editors ). 4(June).
Masfufah, N. (2017). Bentuk Negasi Dalam Bahasa Banua Di Kalimantan Timur. Sawerigading.Kemdikbud.Go.Id, 23(1). Retrieved from https://sawerigading.kemdikbud.go.id/index.php/sawerigading/article/view/193%0Ahttps://sawerigading.kemdikbud.go.id/index.php/sawerigading/article/download/193/273
Prismayanti, R., & Mulyadi, M. (2022). Subjek Bahasa Korea dan Bahasa Indonesia. Caraka: Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajarannya, 8(2), 184–195.
Purwanti, E., & Romadhan, A. D. (2024). Kesubjekan Dalam Bahasa Massenrempulu Dialek Duri Di Kota Tarakan. Jurnal Imbaya, 6(1), 46–56.
Rijal, S. (2022). Bukti Linguistik Keberadaan Pasar Barter Di Kalimantan. Kongres Internasional Masyarakat Linguistik Indonesia, 379–384. https://doi.org/10.51817/kimli.vi.83
Romadhan, A. D. (2022). Subjek dan Oblik Bahasa Tidung. Cakrawala Linguista, 5(2), 70–78.
Romadhan, A. D., Hakim, L., Selia, A. K. W., Ekasani, K. A., Wuarlela, M., Hiariej, C., … Susanti, R. (2023). Pengantar Linguistik Umum. CV. Intelektual Manifes Media.
Romadhan, A. D., & Sari, R. K. (2021). SUBJECTHOOD IN PUNAN TEBUNYAU LANGUAGE. Jurnal Kata, 5(2), 224–234. https://doi.org/10.22216/kata.v5i2.433
Romadhan, A. D., Thobroni, M., Selia, A. K. W., & Fauziyyah, N. H. (2026). Perilaku Sintaksis Predikat Verba Bahasa Dayak Agabag. EDU-KATA, 12(1), 42–52.
Said, R., Artawa, K., & Satyawati, M. S. (2016). Peran Semantis Subjek Dalam Klausa Bahasa Muna. Mozaik Humaniora, 16(2).
Santosa, R. (2021). Dasar-dasar Metode Penelitian Kualitatif Kebahasaan. Surakarta: UNS Press.
Selia, A. K. W., & Romadhan, A. D. (2023). Subjecthood in Banjarnese. Indonesian Journal of EFL and Linguistics, 8(2), 263–277. https://doi.org/10.21462/ijefl.v8i2.682
Sudaryanto. (2017). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.
Sudaryanto. (2018). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistis. Duta Wacana University Press.
Tenis, H. I., Kroon, Y. B., & Haan, J. W. (2018). Peran Semantis Argumen Klausa Verbal Bahasa Dawan Dialek Amanuban, Nusa Tenggara Timur. SASDAYA: Gadjah Mada Journal of Humanities, 2(2), 369–392.
Thobroni, M., Dicky, A., Alien, R., & Warya, K. (2025). Periphrastic Causative Constructions In The Punan. Jurnal KONFIKS, 12(4), 53–63. https://doi.org/https://doi.org/10.26618/wny14671
Van Valin Jr, R. D. (2005). Exploring The Syntax-Semantics Interface. Cambridge: Cambridge University Press.
Van Valin, R. D., & LaPolla, R. J. (1997). Syntax: Structure, Meaning, And Function. Cambridge: Cambridge University Press.
Verhaar. (2017). Pengantar Linguistik Umum. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Wijiati, I. A., Ilham, M., & Romadhan, A. D. (2025). Subject Test In Banua Language Clause Constructions: A Typological Approach. JURNAL KONFIKS, 12(2), 58–67. https://doi.org/10.26618/konfiks.v12i2.18410
Wouk, F., & Artawa, I. K. (2000). Ergativity and Balinese Syntax. Oceanic Linguistics, 39(1), 212. https://doi.org/10.2307/3623225
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Balai Bahasa Provinsi NTB

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Author grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- Every accepted manuscript should be accompanied by "Copyright Transfer Agreement"prior to the article publication.




