Distribusi dan Pemetaan Varian-Varian Bahasa Madura di Kabupaten Sumbawa

Authors

  • Ryen Maerina Kantor Bahasa NTB

DOI:

https://doi.org/10.62107/mab.v1i1.147

Keywords:

varian-varian bahasa, dialektometri, kantong bahasa (enklave)

Abstract

Makalah ini mengkaji distribusi dan pemetaan varian-varian bahasa Madura di Kabupaten Sumbawa, dengan menggunakan pendekatan dialektologi.Ada tiga kantong bahasa (enklave) Madura di Kabupaten Sumbawa, yaitu di Kelurahan Brang Bara, Kelurahan Bugis, dan Desa Luar. Jumlah etnis Madura yang menghuni ketiga kantong bahasa tersebut sebanyak 222 kepala keluarga.Bahasa Madura yang ada di Kabupaten Sumbawa memiliki tiga dialek, yaitu DBB (dialek Brang Bara), DBs (dialek Bugis), DL (dialek Luar). Secara kualitatif, hubungan kekerabatan diantara ketiganya dinyatakan dengan hubungan dialek, yang meneruskan satu bahasa induk, yaitu Prabahasa Madura Sumbawa (PMS). DBB dengan DBs memiliki hubungan kekerabatan yang lebih tinggi daripada DBB dengan DL ataupun DBs dengan DL. Pada fase historis tertentu DBB dan DBs diduga sebagai subdialek dari satu dialek yaitu dialek DBBBs (dialek Brang Bara Bugis). Dalam perkembangan bahasa Madura Modern, kedua subdialek itu muncul sebagai dialek yang berdiri sendiri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Mahsun.1995. Dialektologi Diakronis : Sebuah Pengantar. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

.2005. Metodologi Penelitian Bahasa. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Published

2019-01-23

How to Cite

Maerina, R. (2019). Distribusi dan Pemetaan Varian-Varian Bahasa Madura di Kabupaten Sumbawa. MABASAN , 1(1), 92-106. https://doi.org/10.62107/mab.v1i1.147

Issue

Section

Articles
Abstract viewed = 283 times