Distribusi dan Pemetaan Varian-Varian Bahasa Bali di Kabupaten Dompu
DOI:
https://doi.org/10.62107/mab.v1i2.296Keywords:
kaidah, penulisan suratAbstract
Makalah ini mengkaji disribusi dan pemetaan varian-varian bahasa Bali di Kabupaten Dompu dengan menggunakan pendekatan dialektologi diakronis.Ada empat kantong bahasa (enklave) yang didiami oleh etris Bali yang bertransmigrasi di Kabupaten Dompu, yaitu di desa So Nggajah, Desa Taropo, Desa Mada Jumba, dan Desa Simpasai.Bahasa Bali yang ada ada di Kabupaten Dompu memiliki empat dialek Taropo (DT), dialek So Nggajah (DS), dialek Simpasai (DSim), dan dialek Mada Jumba (DMj). Keempat dialek ini tidaklah langsung diturunkan sekaligus dari prabahasa Bali-Dompu. Terdapat dua Fase perkembangan historis dari dari PBBL (Prabahasa Bali) menjadi empat dialek BBL (Bahasa Bali ), yaitu fase pertama BFLD (Bahasa Bali-Dompu) pecah ke dalam dua dialek, yaitu dialek Taropo So Nggajah Simpasai (DTSSim) dan dialek Mada Jumba (DMj). Pada fase kedua adalah pecahnya DTSSim (dialek Taropo So Nggajah Simpasai ) menjadi tiga dialek, yaitu dialek Taropo, dialek So Nggajah, dan dialek Simpasai).Downloads
References
Bawa, I Wayan. 1983. “Bahasa Bali di Bali: Sebuah Analisis Geografi Dialek”. Disertasi Doktor. Jakarta: Universitas Indonesi.
Burhanuddin. 2004. Enklave Sumbawa di Pulau Lombok Kajian Linguistik Diakronis. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.
Bynon, T. 1979. Historical Linguisties. Cambridge: University Press.
Crowley, Tcrty, 1987. An Introduction to Historical Linguistics. Papua New Guinea: University of Papua New Guinea Press.
Dhanawati, Ni Made. 2002. “Variasi Dialektal Bahasa Bali di Daerah Transmigrasi Lampung Tengah”. Disertai Doktor. Yogyakarta: Universitas versitas Gajah Mada.
Dyen, Isidore. 1971. The Austronesian Languages and Proto-Austronesian.Current Trends in Linguistics 8: 5—54.
Damhujin. 2005. “Distribusi Bahasa Bali dan Bahasa Sumbawa di Pulau Lombok”. Mataram: Knator Bahasa Provinsi NTB.
Denes, I Made dkk. 1985. Geografi Dialek Bahasa Bali. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1984. Dampak Modernisasi Terhadap Hubungan Kekerabatan di Bali.
Herusantoso, Suparman. dkk. 1987. “Pemetan Bahasa-Bahasa di Nusa Tenggara Barat”. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Kridalaksana, Harimurti. 1984. Kamus Linguistik. Jakarta: PT Gramedia Kersten, J. 1984. Tata Bahasa Bali. Flores: Nusa Indah.
Lauder, Multamia RMT. 1998. “Usaha Melacak Bahasa-Bahasa Nusantara”. Jakarta: PRT.BA.
Lehman, Winfred P. 1973. Historical Linguistcs: An Introducation. New York: Holt,Rinehart, and Winston Inc.
Mahsun. 1994. “Penelitian Dialek Geografis Bahasa Sumbawa”. Disertasi Doktor. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Mahsun. 1995. Dialektologi Diakronis: Sebuah Pengantar. Yogyakarta: Gadjha Mada University Press.
Mahsun. 1997. “Linguistik Diakronis dan Pengembangan Materi Muana Lokal Bahasa Daerah yang Berwawasan Kebangsaan” Makalah pada Seminar Internasional Bahasa dan Budaya di Dunia Melayu, di Universitas Mataram, Juli 1997.
Mahsun. 1998. “Pengembangan Materi MuTn Lokal yang Berdimensi Kebhinekatunggalikaan dan Pengajarannya: Penyusunan Bahan Pelajaran Bahasa Sasak dengan Memanfaatkan Variasi Bahasa yang Berkerbat”. Laporan Riset Unggulan Terpadu Tahun I, 1998, Dewan Riset Nasional: Jakarta.
Mahsun. 2005. Metodologi Penelitian Bahasa. Jakarta : Raja Grafindo Persada.
Mbete, Aron Meko. 1990. “Rekonstruksi Protobahasa Bali-Sasak Sumbawa”. Jakarta: Universitas Indonesia (Disertai Doktor) Nothofer, Bernd. 1975. The Reconstruction of Proto-Malayo-Javanic.S’Granvehage-Martinus Nijhoff.
Mbete, Aron Meko. 1987. Cita-cita penelitian Dialek. Dewan Bahasa: 31,2 Sudika, I Nyoman,1998. “Isolek Bali di Lombok: Kajian Dialektologi Diakronis”. Tesis S2. Denpasar: Universitas Udayana.
Tawangsih Lauder, Multamia R.M.1990.”Pemetaan dan Distribusi Bahasa-bahasa di Tangerang”. Disertai Doktor. Jakarta: Universitas Indonesia.
Tawangsih Lauder, Multamia RM 2002. “Revaluasi Konsep Pemilah Bahasa dan Dialek untuk Bahasa Nusantara”. Makara Sosial Humaniora, Vol.6 No.1, Juni 2002.
Teeuw, A. 1951. Dialekt-Atlas van of Lombok. Jakarta: Biro Reproduksi Djawatan Tofografi.
Teeuw, A. 1958. Lombok: Een Diaelect Geografische Studie. S’Gravenhage: Martinus Nijhoff.
Wacana, H. L. 1988. Sejarah Daerah Nusa Tenggara Barat. Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Nusa Tenggara Barat.
Published
How to Cite
Issue
Section
- Author grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- Every accepted manuscript should be accompanied by "Copyright Transfer Agreement"prior to the article publication.




