Distribusi Bahasa-Bahasa dan Varian-Variannya di Sumbawa Barat

Authors

  • Fatma Astifaijah Kantor Bahasa NTB

DOI:

https://doi.org/10.62107/mab.v1i2.298

Keywords:

varian-varian bahasa, dialektometri, kantong bahasa (enklave)

Abstract

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang terdiri atas berbagai suku atau kelompok etnis yang membuthkan ragam kebudayaan secara tidak langsung diikuti pula ragam bahasa daerah. Jaminan kemungkinan kehidupan pembinaan dan pengembangan dapat ditegaskan dalam UUD 1945, Bab XV pasal 36.Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan wilayah lintas budaya dan lintas agama sehingga secara tidak langsung bahasa yang ada di wilayah ini tumbuh berbagai macam ragam bahasa daerah. Tumbuh dan berkembangnya bahasa daerah diikuti dengan aturan/kaidah yang berbeda dan kemungkinan terjadinya persamaan bahasa pula.Kabupaten Sumbawa Barat khususnya daerah Taliwang merupakan salah satu wilayah yang kaya dengan bahasa daerah. Wilayah ini merupakan wilayah potensial bagi perkembangan bahasa daerah karena daerah ini merupakan pusat pemerintahan, perdagangan, pertanian, dan peternakan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ayatrohaedi. 2002. Penelitian Dialektologi. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.

Bawa, I Wayan. 1983. “Bahasa Bali di Bali: Sebuah Analis Geografi Dialek”. Jakarta: Universitas Indonesia (Disertai Doktor).

Danie, J. Akun. 1990. Kajian Geografi Dialek di Minahasa Timur Laut: Jakarta: Balai Pustaka.

Depdikbud.1993. Tatabahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Depdikbud.

Depdikbud. 1995. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Depdikbud.

Grijin, C.D. 1991. Kajian Bahasa Melayu-Betawui. Jakarta: PT Pustaka Utama Grafiti.

Herusantoso, Suparman dkk. 1987. Pemetaan Bahasa-bahasa di Nusa Tenggara Barat. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

Hudson, A.B. 1970. “A. Note on Selako: Malayic Dayak and Land Dayak Languages in Western Boeneo. Dalam Serawak Museum journal, 18:310--318.

Kridalaksana, Harimurti. 1984. Kamus Linguistik. Jakarta: PT Gramedia

Mahsun. 1994. “Penelitian Dialek Geografis Bahasa Sumbawa”. Yogyakarta: Universitas Gadja Mada (disertai Doktor).

Mahsun. 1995. Dialektologi Diakronis: Sebuah Pengantar. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Mahsun. 2005. Metode Penelitian Bahasa, Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Mantja, Lalu. 1984. .Sumbawa pada Masa Dulu: Suatu Tinjauan Sejarah. Surabaya: Rint.

Mbete, Aron Meko. 1990. “Rekontruksi Protobahasa Bali-Sasak-Sumbawa”. Jakarta: Universitas Indonesia (Desertasi Doktor).

Mbete, Aron Meko. 1987. “Cita-cita Penelitian Dialek”. Dewan Bahasa: 31,2.

Poerwadarminta,WIS. 1939. BaosastraDjawa. Groninge, Batavia: J.B. Wilters’ Uitgevers Maat Schapij N.V.

Sukartha, I Nengah dkk. 1987. “Geografi Dialek Bahasa Sumbawa di Pulau Sumbawa”.

Tawangsih Lauder, Multamia R.M. 1990. “Pemetaan dan distribusi Bahasa-bahasa di Tangerang”. Disertai Doktor. Jakarta: Universitas Indonesia.

Teeuw, A. 1951. Dialek Atlas van/of Lombok. Jakarta; Biro Reproduksi Djawatan Tofografi.

Wacana, H.L. 1998. Sejarah Daerah Nusa Tenggara Barat. Mataram: Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Nusa Tenggara Barat.

Published

2019-10-25

How to Cite

Astifaijah, F. (2019). Distribusi Bahasa-Bahasa dan Varian-Variannya di Sumbawa Barat. MABASAN , 1(2), 27-39. https://doi.org/10.62107/mab.v1i2.298

Issue

Section

Articles
Abstract viewed = 480 times