Penanaman dan Penyebaran Hegemoni dalam “Siapa Suruh Sekolah Di Hari Minggu?” Karya Faisal Oddang

Authors

  • Destriyadi Sekolah Tinggi Agama Islam Natuna

DOI:

https://doi.org/10.62107/mab.v19i1.732

Keywords:

hegemoni; Gramsci; cerita pendek; “Siapa Suruh Sekolah di Hari Minggu?”; Faisal Oddang

Abstract

Dalam kumpulan cerpen Sawerigading Datang dari Laut karya Faisal Oddang, tergambar bagaimana seorang anak dapat menaruh kepercayaan yang lebih besar kepada sosok yang dianggap sebagai guru dibandingkan kepada orang tuanya sendiri. Cerpen “Siapa Suruh Sekolah di Hari Minggu?” secara khusus menunjukkan bagaimana sikap dan perilaku seseorang dapat memengaruhi orang lain, terutama anak-anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan objek material primer berupa cerpen tersebut. Sumber data sekunder diperoleh dari berbagai penelitian yang membahas wacana hegemoni. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pembacaan cermat dan pencatatan terhadap teks. Dengan menggunakan teori hegemoni Antonio Gramsci, artikel ini bertujuan mengungkap praktik-praktik hegemoni yang muncul dalam relasi antartokoh. Fokus utamanya adalah bagaimana ideologi disebarkan dan diterima secara sukarela oleh pihak subordinat, khususnya anak-anak, yang menjadi sasaran strategis penyebaran nilai-nilai kelas dominan. Analisis menunjukkan bahwa apa yang tampak sebagai tindakan sukarela atau masuk akal, sebenarnya dibentuk oleh nilai-nilai hegemonik yang telah tertanam melalui proses ideologisasi. Hasil penelitian menegaskan bahwa keberhasilan dan kelanggengan hegemoni dalam cerita pendek ini bertumpu pada relasi saling membutuhkan dan saling memahami antara kelas dominan dan subordinat. Dengan demikian, studi ini menyoroti pentingnya memperhatikan praktik-praktik hegemoni dalam narasi sastra, khususnya melalui instrumentalisasi anak-anak sebagai medium penyebaran ideologi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad, K., Br Ginting, S. U., & Sidiqin, M. A. (2020). Hubungan Penguasaan Unsur Intrinsik Cerpen Dengan Kemampuan Menulis Cerpen Siswa Kelas Xi Smk Swasta Maju Binjai Tahun Pelajaran 2019/2020. Jurnal Serunai Bahasa Indonesia, 17(1), 7–19.

Ahmadi, A. (2019). Narasi Kematian Dalam Fiksi Indonesia Modern: Perspektif Psikologi Kematian. Jurnal Bahasa Lingua Scientia, 11(1), 27–40.

Anggreini, H. (2019). Formasi dan Negoisasi Ideologi: Kajian Hegemoni Gramsci dalam Cerpen “Sarman” Karya Seno Gumira Ajidarma. Totobuang, 7(1), 157–169.

Endraswara, S. (2013). Metodologi Penelitian Sastra. CAPS.

Falah, F. (2019). Hegemoni Ideologi dalam Cerpen “Surga untuk Lelaki yang Tertipu” Karya Adam Yudhistira (Kajian Hegemoni Gramsci). Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra, 14(1), 1-10.

Geleuk, M. B. (2020). Bentuk-Bentuk Hegemoni pada Tokoh Periferal dalam Novel “Pasung Jiwa” Karya Okky Madasari. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 3(1), 65–78.

Hariyono, S., & Nurhadi. (2020). Hierarki Kebutuhan Tokoh Utama dalam Dua Cerpen Faisal Oddang (Needs Hierarchy of the Central Characters in Two Short Stories by Faisal Oddang). Sawerigading, 26(1), 19–31.

Nas, J. (2014). Konflik Antar Elite Politik Lokal di Sulawesi Selatan: Sebuah Perspektif Sejarah. SOSIOHUMANIKA: Jurnal Pendidikan Sains Sosial Dan Kemanusiaan, 7(November), 197–212.

Oddang, F. (2019). Sawerigading Datang dari Laut. Diva Press.

Puspitasari, A. C. D. D. (2017). Hubungan Kemampuan Berpikir Kreatif dengan Kemampuan Menulis Cerpen (Studi Korelasional pada Siswa SMA Negeri 39 Jakarta). SAP (Susunan Artikel Pendidikan), 1(3), 249–258.

Qomaruddin. (2017). Analisis Pemikiran Antonio Gramsci tentang Hegemoni Menurut Konsep Pendidikan Islam. JIPI: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 15(1), 1–13.

Selfi, M., Ridha, R., & Malihu, L. (2020). M . Jusuf dalam Meredam Gerakan DI / TII di Sulawesi Selatan 1957-1965. PATTINGALLOANG: Jurnal Pemikiran, Pendidikan Dan Penelitian Kesejarahan, 7(2), 188-199

Suryadi, R., & Nuryatin, A. (2017). Nilai Pendidikan dalam Antologi Cerpen Senyum Karyamin Karya Ahmad Tohari. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(3), 314–322.

Susanto, D. (2016). Pengantar Kajian Sastra. CAPS.

Tarsinih, E. (2018). Kajian Terhadap Nilai-nilai Sosial dalam Kumpulan Cerpen “Rumah Malam di Mata Ibu” Karya Alex R. Nainggolan Sebagai Alternatif Bahan Ajar. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(2), 70–81.

Teeuw, A. (2017). Sastra dan Ilmu Sastra. Pustaka Jaya.

Turama, A. R. (2014). Pergeseran Kekuasaan Negara dan Relasi Antarsubjek dalam Cerpen Orde Baru Dan Reformasi. Jurnal POETIKA, 2(2), 127–136. https://doi.org/10.22146/poetika.10414

Wicaksono, A. B. (2019). Kearifan Lokal Cerita Pendek dalam Buku Pengayaan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI SMA (Strategi Pemertahanan Budaya Lokal di Era Society 5.0). Konferensi Nasional Bahasa Dan Sastra V, 44–48.

Zein, L. F., Sunendar, D., & Hardini, T. I. (2019). Representasi Hegemoni Dalam Novel Mémoires D’Hadrien Karya Marguerite Yourcenar. JENTERA: Jurnal Kajian Sastra, 8(1), 67-87.

Published

2025-06-17

How to Cite

Destriyadi. (2025). Penanaman dan Penyebaran Hegemoni dalam “Siapa Suruh Sekolah Di Hari Minggu?” Karya Faisal Oddang . MABASAN , 19(1), 1-16. https://doi.org/10.62107/mab.v19i1.732
Abstract viewed = 304 times