SYAIR PENGONTROL PEREMPUAN BIMA: WACANA SEBAGAI PRAKTIK IDEOLOGI PATRIARKI
DOI:
https://doi.org/10.62107/mab.v20i1.864Abstract
Masyarakat Bima memiliki syair yang dikhususkan bagi perempuan Bima. Penelitian ini bertujuan untuk mengabstraksikan muatan dalam syair tersebut yang dianggap sebagai suatu wacana yang berupaya melaksanakan praktik ideologi patriarki. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan penelusuran pustaka, penyimakan, dan pencatatan data-data yang relevan. Analisis data dilakukan dengan mendeskripsikan data-data yang diperoleh sesuai dengan konsep teori analisis wacana Teun A van Dijk. Hasil dalam penelitian ini menemukan empat poin utama pengimplementasian ideologi patriarki melalui wacana. Pertama, wacana sebagai percakapan yang dilontarkan dalam keluarga sebagai petuah para orang tua bagi anak-anak perempuan mereka. Kedua, lingkungan sosial dapat menjadi ruang bagi wacana berperan dalam praktik sosialnya. Ketiga, rekognisi sosial terhadap syair perempuan Bima dapat diperoleh melalui proses percakapan dan praktik sosialnya di masyarakat untuk memberikan pemahaman kepada perempuan mengapa muatan isi syair begitu dianjurkan bagi mereka. Keempat, pembeberan bahwa upaya-upaya tersebut merupakan suatu bentuk praktik ideologi patriarki dalam masyarakat.Downloads
References
Beauvoir, Simone De. (2016). Second Sex: Kehidupan Perempuan. Narasi.
Danandjaja, J. (1997). Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan lain lain. PT Pustaka Utama Grifiti.
Dijk, T. A. Van. (1997). The Studi of Discourse. In T. A. Van Dijk (Ed.), Discourse as Sosial Interaction. SAGE Publications.
Eriyanto. (2017). Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media. LKis.
Fakih, M. (2013). Analisis Gender & Transformasi Sosial. Pustaka Pelajar.
Fang, Liaw Yock. (2016). Sejarah Kesusastraan Melayu Klasik. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Faruk. (2015). Metode Penelitian Sastra Sebuah Penjelajahan Awal. Pustaka Pelajar.
Firdaus. (2019). Kajian Nilai Moral terhadap Syair Kerajaan Bima. Universitas Muhammadiyah Mataram.
Foucault, M. (2017). Power/Knowledge Wacana Kuasa/Pengetahuan. Narasi.
Kramsch, C. (2000). Language and Culture. Oxford University Press.
Malingi, A. (2022). Petuah Tanah Bima: Memutar kembali memori saat petuah membumi di tanah Bima. El-Sufi Publishing.
Mayong, M., Hamsa, A., & Tuflih, M. A. (2023). Nilai Edukasi Dan Budaya Dalam Syair-Syair Kerajaan Bima. Neologia: Jurnal Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4(1), 147.
Mukminto, E. (2020). Hukum, Ideologi Patriarki, dan Kekerasan Sistematik atas Perempuan Suatu Kajian Zizekian. Nurani Hukum, 3 (1).
Putri, R. M. (2019). Stereotipe Perempuan dalam Sastra Lisan Bima (Dae La Minga, La Hila, dan La Bibano): Kajian Feminisme. Universitas Gadjah Mada.
Sari, Seplia Sartika dan Hayati, Yenni. (2023). Perempuan Dalam Budaya Patriarki: Kajian Karya Sastra Penulis Perempuan Indonesia. ANTHOR: Education and Learning Journal, 2 (1).
Siswantoro. (2010). Metode Penelitian Sastra: Analisis Struktur Puisi. Pustaka Pelajar.
Octaviani, C. N., Edy Prihantoro, Sariyati, E. B. (2022). Gerakan Feminisme Melawan Budaya Patriarki di Indonesia. Jurnal Broadcasting Communication, 4 (1), 23–35.
Udasmoro, W. (2023). Metodologi Penelitian Sastra Berperspektif Gender. Gadjah Mada University Press.
Utami dkk. (2018). Hegemoni Patriarki Publik Terhadap Tokoh Perempuan dalam Novel “Hanauzumi” Karya Junichi Watanabe. Indonesian Language Education and Literature, 4 (1).
Wahyono, S. B. (2018). Analisis Wacana Kritis Model Teun A. van Dijk. In W. Udasmoro (Ed.), Hamparan Wacana dari Praktik Ideologi, Media hingga Kritik Poskolonial (pp. 27–53). Ombak.
Yulianeta. (2021). Ideologi Gender dalam Novel Indonesia Era Reformasi. Beranda.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Balai Bahasa Provinsi NTB

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Author grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- Every accepted manuscript should be accompanied by "Copyright Transfer Agreement"prior to the article publication.




