Pilihan Bahasa Masyarakat Lambitu dalam Ranah Keluarga di Kabupaten Bima
DOI:
https://doi.org/10.62107/mab.v19i1.893Keywords:
pilihan bahasa; alih kode; campur kode; masyarakat LambituAbstract
Masyarakat Lambitu merupakan komunitas yang mendiami wilayah rumpun Inge Ndai di Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Mereka adalah penutur asli bahasa Inge Ndai yang masih bertahan hingga saat ini, dan dikenal sebagai masyarakat dwibahasawan karena kemampuan menggunakan lebih dari satu bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pilihan bahasa yang mencakup alih kode dan campur kode dalam interaksi masyarakat Lambitu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data berupa penggalan tuturan yang mencerminkan praktik alih kode dan campur kode, dengan sumber data berasal dari tuturan para penutur bahasa Inge Ndai. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak, dengan teknik dasar berupa teknik sadap, serta teknik lanjutan berupa Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), rekam, dan catat. Data dianalisis menggunakan metode padan. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi pilihan bahasa yang meliputi: (1) alih kode yang dilakukan oleh ayah, ibu, bibi, keponakan laki-laki, keponakan perempuan, dan anak laki-laki, yang mencakup alih kode dari bahasa Indonesia ke Inge Ndai, dari Mbojo ke Inge Ndai, dari Inge Ndai ke Indonesia, serta dari Inge Ndai ke Mbojo; dan (2) campur kode berupa penyisipan kata yang ditemukan dalam tuturan ibu, bibi, keponakan perempuan, dan anak perempuan. Temuan ini menunjukkan dinamika kebahasaan yang kompleks dalam komunitas dwibahasawan seperti masyarakat Lambitu.Downloads
References
Ardila, R. (2023). Bahasa Inge Ndai. Semarang: Penerbit Puitika.
Ardila, R. (2024). Wujud Bahasa Inge Ndai Sebagai Bentuk Pemertahanan Bahasa Dalam Ranah Keluarga Pada Masyarakat Lambitu. MABASAN, 18(1), 165–186.
Ardila, R., Rokhman, F., & Mardikantoro, H. B. (2021a). Factors Contributing to The Maintenance of The Inge Ndai Language in The Family in Sambori Village. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(3), 254–261.
Ardila, R., Rokhman, F., & Mardikantoro, H. B. (2021b). The Defense of Inge Indai Language Within The Family Context of Lambitu Community. International Conference on Science, Education, and Technology, 7(1), 457–463.
Bloomfield, L. (1995). Language. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Fasold, R. (1984). The Sociolinguistics of Society. Cambridge: Cambridge University Press.
Fishman, J. A. (1972). Sociolinguistics: A brief introduction. Massachusetts: Newbury House Publishers.
Hudson, R. A. (1996). Sociolinguistics. Camridge University Press.
Jendra, M. I. I. (2010). Sociolinguistics: The study of societies’ languages. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (14 ed.). Jakarta: Remaja Rosda Karya.
Nababan, P. W. J. (1986). Sosiolinguistik: sebuah pengantar. Gramedia.
Riskita, A. A., & Pairin, U. (2025). Alih Kode dan Campur Kode dalam Film Turah Karya Wicaksono Wisnu Legowo: Teori Sosiolinguistik. Dinamika Pembelajaran: Jurnal Pendidikan dan bahasa, 2(1), 231–245.
Rokhman, F. (2003). Pemilihan Bahasa pada Masyarakat Dwibahasa: Kajian Sosiolinguistik di Banyumas. Universitas Gadjah Mada.
Soetomo, I. (1985). Telaah Sosial-Budaya Terhadap Interferensi, Alih-Kode Dan Tunggal Bahasa Dalam Masyarakat Ganda Bahasa. Pusinfokesmas FKM UI.
Sudaryanto. (2015). Metode Linguistik Bagian Kedua: Metode dan Teknik Pengumpulan Data. Yogyakarta: UGM Press.
Sukmana, A. A., Wardarita, R., & Ardiansyah, A. (2021). Penggunaan Alih Kode dan Campur Kode dalam Acara Mata Najwa pada Stasiun Televisi Trans7. KREDO: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 5(1), 206–221.
Wardhaugh, R., & Fuller, J. M. (1986). An introduction to sociolinguistics. United Kingdom: Blackwell Publishing.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Balai Bahasa Provinsi NTB

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Author grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- Every accepted manuscript should be accompanied by "Copyright Transfer Agreement"prior to the article publication.




