Variasi Leksikal Bahasa Jawa di Media Sosial X
DOI:
https://doi.org/10.62107/mab.v19i1.969Keywords:
bahasa Jawa; media sosial X; variasi leksikal; transkripsi grafemAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi leksikal bahasa Jawa di media sosial X. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan sumber data yang berasal dari akun autobase, yaitu @sbyfess, @SoloMenfess, @SmgMenfess2, dan @PLAT_Gstory. Keempat akun tersebut merupakan akun yang berbeda dan digunakan untuk mewakili penggunaan bahasa Jawa di wilayah yang berbeda. Akun @sbyfess digunakan untuk mewakili penggunaan bahasa Jawa di Surabaya. Akun @SoloMenfess digunakan untuk mewakili penggunaan bahasa Jawa di Solo. Akun @SmgMenfess2 digunakan untuk mewakili penggunaan bahasa Jawa di Semarang. Akun @PLAT_Gstory digunakan untuk mewakili penggunaan bahasa Jawa di Pekalongan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik crawling. Pada proses penyediaan data penelitian ini memanfaatkan aplikasi Antconc. Data penelitian ini berupa kata dengan variasi leksikal beserta variasi transkripsi grafemisnya. Penelitian ini membatasi pengambilan data dengan mengambil sampel kata yang memiliki frekuensi kemunculan terbanyak. Penelitian ini menemukan adanya variasi leksikal pada pronomina persona, kata sapaan, verba, dan adverbia dengan berbagai variasi transkripsi grafemnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa Jawa di media sosial cenderung cair dan tidak mengenal batas antara dialek satu dengan dialek lainnya.Downloads
References
Afria, R., & Lijawahirinisa, M. M. (n.d.). Variasi Fonologi dan Leksikal Dialek Merangin di Desa Bungotanjung, Kampunglimo, dan Sungaijering Kecamatan Pangkalanjambu. Sirok Bastra, 77–88.
Aji, E. N. (2013). Perubahan Kata Ganti Orang Kedua dalam Bahasa Jawa.
Arsyandikayani, Abdullah, W., &, & Wibowo, P. A. (2022). Sapaan Bahasa Jawa dalam Novel Dom Sumurup ing Banyu Karya Suparto Brata (Pendekatan Sosiodialek). Prosiding Seminar Nasional Linguistik Dan Sastra (SEMANTIKS), 107–119.
Aswan, Idris, N. S., & Widia, I. (2021). Perbandingan Pronomina Persona Bahasa Indonesia dengan Bahasa Malaysia: Tinjauan Semantis. Diksi, 195–204.
Barton, D., & Lee, C. (2013). Language Online: Investigating Digital Texts and Practices. Routledge.
Dwiwina, R. H., & Putri, K. Y. (2021). The Use of the Auto Base Accounts on Twitter as A Media for Sharing Opinions: Case Study @collegemenfess Account. Ultimacomm, 123–144.
Faisal, A. (2020). Variasi leksikal pada bahasa Bima dialek Sambori dan Donggo: Kajian Dialektologi Diakronis. Universitas Muhamaddiyah Mataram.
Fauzi, A. I., & Puspitorini, D. (2018). Dialect and Identify: A Case Study of Javanese Use in WhatsApp and Line. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1–8.
Fitriana, A. (n.d.). Perkembangan Pronomina Persona Pertama Bahasa Jawa Abad ke-10 Sampai Abad ke-21. Universitas Indonesia.
Haryani, S. (2012). Isoglos Leksikal Kata Sifat Bahasa Jawa di Perbatasan Zona Tengah dan Zona Selatan Kabupaten Gunungkidul. Universitas Negeri Yogyakarta.
Maryaeni. (2006). Karakteristik Bahasa Jawa Dialek Jawa Timur. Diksi, 56–65.
McEnery, T., & Hardie, A. (2012). Corpus Linguistics: Method, Theory, and Practice. Cambridge Univesity Press.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Ningrum, D. I., & M. (2020). Pronomina Persona dalam Bahasa Jawa di Perbatasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar. Hasta Wiyata, 1–6.
Prasetiyo, K. A. (2011). Status Kebahasaan Jawa-Sunda dan Bilingualisme di Kabupaten Tangerang, Banten.
Prayudi, S., & Nasution, W. (2020). Ragam Bahasa Dalam Media Twitter: Kajian Sosiolinguistik. Mettamorfosa, 269–280.
Purwadarminta, W. (1939). Bausastra Indonesia-Jawi.
Ramadhan, D., & Puspitorini, D. (2020). The Efforts of Javanese Language in Creating Internet Terms. Kawruh, 27–34.
Rezgina, I. N. (2023). Analisis Kesalahan Gaya Berbahasa Pada Sosial Media Instagram Dalam Caption dan Komentar. Simpati.
Robson, S., & Wibisono, S. (2002). SEAlang Javanese-English Dictionary.
Saputra, G. (2022). Dari Sebeh Semeh Sampai Ndes, Ini Bahasa Jawa Khas Dialek Semarangan.
Satiti, S. D., & H. (2022). Penyimpangan Ortografi Bahasa Jawa pada Media Sosial Instagram. Diglosia, 437–452.
Sembodo, J. E., Setiawan, E. B., & Baizal, Z. A. (2016). Data Crawling Otomatis pada Twitter. Ind.Symposium on Computing, 11–15.
Suharti, S., Charlina, & Sinaga, M. (2016). Pronomina Bahasa Jawa Tengah Dialek Solo.
Supriyanto, H., Rustamadji, & dkk. (1986). Penelitian Bentuk Kata Sapaan Bahasa Jawa dialek Jawa Timur. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Syam, R. I., & Maryani, A. (2019). Fenomena Pseudonim di Twitter: Studi Fenomenologi Konstruksi Identitas. Manajemen Komunikasi, 358–367.
Uhlenbeck, E. M. (1949). De structuur van het Javaanse morpheem. Nix.
Wantorojati, T., Sarino, A., & K. (2015). Penggunaan Kata Sapaan Dalam Bahasa Jawa Banyumasan.
Wedhawati. (2001). Tata Bahasa Jawa Mutakhir. Departemen Pendidikan Nasional.
Wijiasih, N. (2016). Penggunaan Kata Gaul pada Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Unnes. Universitas Negeri Semarang.
Yandi, F. D., & Triastuti, Y. (2016). Analisis Deiksis Dalam Bahasa Jawa Dialek Semarangan dan Dialek Pekalongan Kajian Pragmatik. International Seminar on Language Maintenance and Shift (LAMAS) 6, 259–266.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Balai Bahasa Provinsi NTB

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Author grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- Every accepted manuscript should be accompanied by "Copyright Transfer Agreement"prior to the article publication.




